Tim gabungan Imigrasi dan Polda Jawa Barat

Tim gabungan Imigrasi dan Polda Jawa Barat berhasil meringkus 44 imigran gelap asal Iran dan Irak. Penanganan kasus imigran gelap asal Iran dan Irak ini dilimpahkan ke Polda Jawa Barat. Ini dilakukan untuk mendalami siapa saja sindikat dari jaringan trafficking ini.

Selain itu para imigran ini sangat sulit dan tidak koperatif saat sedang diproses termasuk oleh perwakilan dari International Organization for Migration (IOM),” kata Pelaksana Tugas Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, I Ketut Arief kepada media massa.

Lebih lanjut Ketut menjelaskan, kehadiran pihak IOM merupakan permintaan dari para imigran sebelum dilakukan pemeriksaan. Namun, setelah pihak IOM datang para imigran ini tetap tidak koperatif saat diminta keterangan. Frengki, perwakilan dari IOM Indonesia tak mau memberikan komentar. “No Comment," ucapnya sambil langsung bergegas masuk ke dalam mobil saat dimintai keterangan.

Kepala Unit Trafficking P.S Polda Jabar, Kompol Fatimah Noer kepada media massa, membenarkan proses penyidikan dan penyelidikan kasus imigran gelap tersebut akan di teruskan di Polda Jabar. Ia menjelaskan hal ini sebagai upaya untuk melakukan pendalaman kasus mencari gembong dan jaringan sindikat trafiking di Jawa Barat.

Ia menambahakan, Jawa Barat terutama di kawasan Pantai Selatan acapkali dijadikan jalur lintasan para imigran gelap yang akan masuk ke Australia. Terutama pantai Pelabuhan Ratu. Di kawasan ini pihak Polda Jabar melakukan pemantauan khusus dengan menyiapkan Polairud untuk melakukan pengawasan.

Pukul 18.00 WIB semua imigran di berangakatkan menuju Polda Jabar dalam sebuah bus yang disediakan pihak imigrasi Sukabumi. Dalam iring-iringan terdapat 10 kendaraan rental yang disewa oleh mereka. Kita menyita semua barang bukti berupa 10 kendaraan roda empat, pelampung, paspor, logistik para imigran dan menahan 10 orang sopir rental serta 16 ABK kapal Rumpon untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Fatimah.

0 Response to "Tim gabungan Imigrasi dan Polda Jawa Barat"

Posting Komentar