Pekan krusial bagi kabinet Indonesia Bersatu Jilid II

Ini adalah pekan krusial bagi kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono sedang menggodok nama-nama yang pantas masuk kabinet, juga siapa yang tersingkir dari posisi menteri. Reshuffle dipastikan akan dilakukan sebelum 20 Oktober.

Ditanya soal reshuffle, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng meyerahkan soal perombakan kabinet kepada presiden. Andi mengaku, tetap bekerja sebagaimana mestinya dan tidak terpengaruh oleh kabar reshuffle. “Kami para menteri tahunya ya bekerja saja,” ujarnya setelah rapat koordinasi Sea Games di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2011.

Sampai saat ini ia mengaku belum membicarakan hal ini secara khusus dengan presiden. Ia juga menolak untuk menilai kinerjanya sebagai menteri pemuda dan olah raga. “Jangan saya yang menilailah, yang menilai biar presiden saja,” katanya singkat. Tentu, tambahnya, presiden setiap waktu mengevaluasi kinerja para menteri dari waktu ke waktu, dan bila direshuffle, ia mengaku siap dengan segala keputusan presiden. “Saya siap saja,” tutupnya.

Sebelumnya, Yudhoyono meminta masyarakat sabar menanti reshuffle atau perombakan kabinet. Informasi-informasi berseliweran di luar jangan buru-buru dipercaya termasuk yang menyebut 'sumber istana.'

"Masuk juga SMS ke saya untuk menanyakan kebenaran apa yang beredar luas," kata SBY. "Saya tidak tahu-menahu tentang nama-nama yang beredar, si ini mau jadi menteri ini, menteri itu mau diganti," kata SBY di kantornya, Jakarta, Selasa 4 Oktober 2011.

SBY menegaskan, tidak ada satu pun informasi nama-nama yang beredar itu keluar dari dia sendiri. "Jadi di luar pengetahuan saya, sumber bukan dari saya," kata SBY. Presiden tak mau menyebut nama-nama karena tak mau terulang proses reshuffle kabinet yang pernah dia lakukan sebelumnya. "Banyak pihak yang marah, mengamuk, bahkan sampai sekarang," katanya. Kata dia, ia hanya melibatkan wapres dalam penyusunan kabinet.

0 Response to "Pekan krusial bagi kabinet Indonesia Bersatu Jilid II"

Posting Komentar