Nachrowi Ramli

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Demokrat Jakarta Nachrowi Ramli menilai sistem pertahanan dan keamanan saat ini perlu dikaji ulang. Usul itu merespons rentetan aksi rentetan teror yang telah melanda tanah air. Terbaru, aksi bom bunuh diri di Solo, kemarin.

Nachrowi menilai aksi teror bukan semata persoalan dalam negeri. Tetapi, ada pengaruh dari luar negeri, yakni pergolakan di sejumlah negara. "Sebaiknya kita mengkaji ulang sistem Pertahanan dan Keamanan (Hankam) kita saat ini, yang memisahkan 'Han' dan 'Kam' secara tegas. Padahal, tidak seharusnya seperti itu," kata Nachrowi di DPR, Senin 26 September 2011.

Menurut dia, persoalan terorisme tidak berdiri sendiri dan tidak hanya pada wilayah dalam negeri. Masalah tersebut terkait dengan masalah perbedaan persepsi tentang "keadilan" dan penafsiran yang dangkal tentang "jihad". "Juga ada pengaruh dari luar negeri dimana sekarang terjadi pergolakan di beberapa negara," ujarnya.

Mantan Kepala Lembaga Sandi Negara itu juga menyentil intelijen yang tidak bisa mendeteksi dini. Dia berharap, aparat harus ditingkatkan kapasitasnya. Aparat kita harus ditingkatkan kemampuan "information intelligent"-nya, sehingga mahir sebagai "pendeteksi dini", bukan sebagai "pemadam kebakaran" seperti sekarang ini," kata Nachrowi yang bersiap mencalonkan diri di Pemilihan Kepala Daerah Jakarta itu.

Terkait aksi di Solo, Nachrowi menyampaikan keprihatinannya. "Kita semua mengutuk tindakan teror yang mengakibatkan korban dari warga masyarakat yang tidak berdosa," ujarnya. Demikian catatan online Blogger Palembang yang berjudul Nachrowi Ramli.

0 Response to "Nachrowi Ramli"

Posting Komentar