Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi M Jasin

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi M Jasin mengungkapkan, uang suap Rp 200 juta yang diterima hakim ID diduga bertujuan untuk memenangkan perkara PT OI di tingkat kasasi. Hakim ID diduga menjanjikan kemenangan bagi PT OI di tingkat kasasi. Hal tersebut disampaikan Jasin di gedung KPK Jakarta, Jumat (1/7/2011).

"Perkara itu sudah naik kasasi. Kasusnya sudah diajukan kasasi di MA. ID ini sebenarnya ada semacam diduga ada janji akan menyelesaikan perkara tersebut atau diduga ingin memenangkan perkara tersebut di tingkat kasasi," kata Jasin.

ID merupakan hakim pengadilan hubungan perindustrian Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat yang tertangkap tangan sesaat setelah diduga bertransaksi suap dengan bukti berupa uang senilai Rp 200 juta. Dia ditangkap bersama seorang karyawan PT OI berinsial OJ.

Selain menyita uang alat bukti, KPK menyita mobil Avanza hitam milik ID. Menurut Jasin, keduanya tertangkap di sebuah restauran di kawasan Cinunu, Bandung Jawa Barat sekitar pukul 19.30 kemarin (30/6/2011).

"OJ bawa plastik disampaikan kepada ID, dan OJ kembali lagi ke restauran, masuk ke dalam, dan sesaat setelah itu KPK tangkap tangan keduanya," papar Jasin.

Kini, keduanya menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta. KPK akan menetukan status hukum terhadap keduanya pada sore nanti. Terkait kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, Jasin mengungkapkan bahwa hal itu tergantung pengembangan penyidikan.

"Belum bisa disampaikan sekarang," katanya. KPK lanjut Jasin, juga belum dapat memastikan posisi OJ di perusahaan PT OI tersebut. "Ini sedang diperiksa. Nanti setelah status hukum keduanya, baru diumumkan," ucap Jasin. Demikian catatan online Blogger Palembang yang berjudul Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi M Jasin.

0 Response to "Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi M Jasin"

Posting Komentar