Keyakinan konsumen

Keyakinan konsumen terus-menerus mencapai angka tertinggi selama tiga bulan ini. Pada Juni lalu, keyakinan konsumen Indonesia naik 0,7 poin menjadi 143,9. Dibandingkan setahun yang lalu, yaitu pada triwulan April-Juni 2010, saat ini lebih tinggi 12,6 poin.

Kenaikan keyakinan konsumen ini disebabkan sedikit perbaikan pada pandangan masyarakat tentang kondisi ekonomi Indonesia dalam 12 bulan ke depan.

Demikian hasil riset Roy Morgan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia yang dirilis Jumat (15/7/2011) sore di Jakarta. Dari segi kondisi ekonomi secara keseluruhan, 83 persen masyarakat Indonesia mengatakan, kondisi keuangan Indonesia akan baik selama jangka waktu 12 bulan ke depan, dibandingkan hanya 17 persen yang mengatakan bahwa kondisi akan buruk.

Kenyataan bahwa keyakinan konsumen Indonesia terus-menerus mencapai angka tertinggi selama tiga bulan berturut-turut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat optimistis walaupun situasi mungkin tidak selalu menunjang.

Harga bahan bakar minyak yang tinggi memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari di seluruh dunia. Produk domestik bruto di mana-mana flat atau bahkan melambat. Tekanan utang juga memengaruhi keyakinan konsumen di Amerika Serikat dan Eropa.

"Sementara konsumen Indonesia di lain pihak tetap akan mengeluarkan uang dengan keyakinan yang tinggi tentang prospek ekonominya sekarang dan untuk masa depan juga. Bisnis yang dapat bereaksi dengan semangat yang sama akan sangat beruntung," kata Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto. Demikian catatan online Blogger Palembang yang berjudul Keyakinan konsumen.

0 Response to "Keyakinan konsumen"

Posting Komentar