Presiden meminta pemulangan mereka

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar para tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah yang berada di Arab Saudi segera dipulangkan. Para TKI yang bermasalah tersebut, misalnya, mereka yang menetap di Arab Saudi setelah menjalankan ibadah. Umumnya mereka bekerja tanpa mengantongi izin. Presiden meminta pemulangan mereka dilakukan melalui kebijakan yang tepat.

"Di satu sisi, ada misi kemanusiaan. Tidak baik ada puluhan ribu WNI yang sekarang dianggap bermasalah. Tetapi di sisi lain, karena ini berbeda dengan kasus pemulangan WNI di Tunisia, Libya ,dan Jepang, kebijakan dan langkah-langkah kita harus tepat sehingga tidak menimbulkan apa yang disebut moral hazard. Panduan inilah yang harus kita pilih dengan tepat," kata Presiden ketika membuka Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (24/3/2011).

Secara terpisah, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, pihaknya tengah mengusahakan pemulangan TKI bermasalah. Saat ini sudah ada lima kloter dengan jumlah TKI yang sudah berhasil dipulangkan mencapai sekitar 1.750 orang.

Dalam melakukan pemulangan, Cak Imin, demikian Muhaimin akrab disapa, mengatakan, pemerintah berhati-hati melakukannya. Pasalnya, ada TKI bermasalah yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk kembali ke Tanah Air dengan biaya sendiri.

Ia mengatakan, Kemnakertrans tak ingin menghambur-hamburkan uang negara dengan memulangkan TKI yang memiliki kemampuan. Saat ini Kemnakertrans belum memiliki data mengenai TKI bermasalah yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk kembali dengan biaya sendiri. Demikian catatan online Blogger Palembang tentang Presiden meminta pemulangan mereka.

0 Response to "Presiden meminta pemulangan mereka"

Posting Komentar