Rp100 juta per kelompok

Pemkab Wajo mengusulkan 1.040 kelompok tani (poktan) mendapat bantuan dana pembinaan dari Pemerintah Pusat, sebesar Rp100 juta per kelompok. Masih ada 1.000 lebih kelompok tani yang belum mendapat bantuan.Mereka baru diusulkan tahun ini untuk mendapat bantuan dana pembinaan,” kata Kepala Kantor Ketahanan Pangan Wajo Nasfari kemarin. Di Wajo terdapat 2.353 kelompok, sementara kelompok yang diusulkan mendapatkan bantuan dana itu disisir dari 71 desa, seperti Akkajeng, Tangkoro, Lauwa. Jika berhasil lolos akan diadakan sosialisasi lebih dulu sebagai wujud tindak lanjut program. “Kami berharap permohonan bantuan itu direstui Pemerintah Pusat,”ujar dia. Upaya pemerintah meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Wajo belum maksimal.

Hal ini dapat dilihat di pedesaan bahwa masih banyak kelompok tani yang merasa tidak diperhatikan, khususnya penyuluh pertanian lapangan (PPL), seperti poktan Mappadaelo, Desa Cinnongtabi, Kecamatan Majauleng,yang mengaku tidak pernah mendapat bantuan. “Saya di anak tirikan pemerintah. Sejak bantuan digulirkan, kelompok tani Cinnongtabi tidak diperhatikan. Begitu pun aparat penyuluh pertanian, tidak pernah memberikan bimbingan, apalagi penyuluhan,” ungkap Ketua Koptan Mappadaelo Simbo. Demikian catatan online Blogger Palembang tentang Rp100 juta per kelompok.

0 Response to "Rp100 juta per kelompok"

Posting Komentar