Badan Akuntabilitas Keuangan Negara

Rombongan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR akhirnya batal melawat ke Belanda. Satu persatu anggota rombongan mengundurkan diri karena izin dicabut oleh pimpinan partai.

"Akhirnya dibatalkan karena izinku dicabut," kata Ketua Rombongan Eva Kusuma Sundari di DPR, Jakarta, Rabu 10 November 2010.

Menurut Eva, kunjungan itu tidak bisa dijadwal ulang. Eva menegaskan, delegasi yang berangkat itu tidak hanya berasal anggota DPR.

Dan dia menekankan bahwa, ongkos rombongan ini berasal dari dana hibah pemerintah Belanda. Bukan uang negara. "Rombongan tetap berangkat yang dari pemerintah," kata Eva.

Akhirnya rencana BAKN bertolak ke Belanda 15 November 2010 batal. Rombongan tidak jadi bertemu parlemen dan Auditor Keuangan negara kincir angin itu.

Eva mengaku kecewa, izin itu dicabut justru setelah pihaknya mencoba transparans dengan memaparkan rencana kunjungan ke publik. "Ini kan ironi kami sudah transparans, tapi ikut dilarang," kata politis PDI Perjuangan ini.

Dari sembilan anggota BAKN, terakhir hanya empat anggota Dewan yang tetap berangkat, yakni Eva dari PDIP, Nur Yasin Dari PKB, Mustafa Assegaf PPP, dan Sohibul Iman PKS. Lima anggota yang berasal dari lima partai lainnya sudah lebih dulu mengundurkan diri. Demikian catatan online Blogger Palembang tentang Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.

2 Responses to "Badan Akuntabilitas Keuangan Negara"

  1. Halo, salam kenal ...
    Akhirnya Denuzz bisa nemuin orang Palembang yang nge-blog nih ...
    senangnya ...

    ehm, kira-kira kapan ya komunitas blogger Palembang bisa aktif lagi???

    :D

    BalasHapus
  2. Denuzz BURUNG HANTU @ sakam kenal juga mas Denuzz...

    Insya Alloh kalau saya akan selalu aktif jika ada waktu untuk ngeblog...

    BalasHapus