Hyundai Motor Company

Produsen mobil terbesar Korea Selatan, Hyundai Motor Company, menggelontorkan 500 miliar won atau sekitar Rp 3,9 triliun untuk mempertajam keberadaannya di China. Dana tersebut untuk membangun pabrik kendaraan komersial dengan menggandeng mitra lokal, Ziyang Nanjun Automobile Company.

Hyundai Motor CompanyHyundai Motor Company atau HMC bersama Ziyang akan memproduksi beberapa jenis truk, bus, dan membangun pabrik mesin baru. Langkah ini ditempuh Hyundai karena Pemerintah China menaikkan pajak bea masuk (BM) semua kendaraan komersial impor menjadi 25 persen. Kebijakan itu membuat harga kendaraan terdongkrak dan tak kompetitif di pasar.

"Saat Hyundai mengoperasikan pabrik kendaraan komersial awal tahun depan, keuntungan sudah bisa diraih dari pasar China yang terus meningkat," ujar Choi Dae-sik, analis dari HI Investment & Securities, seperti dikutip Dow Jones, akhir pekan lalu.

Dari kerja sama ini, HMC berharap bisa menikmati 5 persen pasar atau sedikitnya 300.000 kendaraan komersial di China pada 2015. Pada tahun perdananya (2011), kedua perusahaan mematok penjualan 90.000 unit saja. Selama ini, Hyundai hanya mengirim kendaraan komersial secara utuh (CBU).

"Tak seperti prinsipal otomotif besar lainnya yang lebih memilih menanamkan investasinya di kawasan Timur (China), kami justru ingin mengamankan posisi kami di kawasan barat di Provinsi Sichuan," beber Hyundai dalam pernyataan resminya. Demikian informasi dari Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia tentang Hyundai Motor Company, terima kasih.

0 Response to "Hyundai Motor Company"

Posting Komentar