Anti Korupsi dan Jerih Payah Keringat Kami!

Dalam rapat-rapat tim manajemen, kami memutuskan untuk mengekspose anggota tim dengan angka-angka komersial perusahaan dalam sajian balanced scorecard, termasuk jumlah penghasilan, produktivitas dan jumlah pajak penghasilan badan yang dibayarkan perusahaan.

Komentar spontan yang muncul dari peserta rapat adalah, “Wah, banyak juga ya yang kita setorkan ke Negara, untuk ukuran perusahaan kecil menengah seperti kita. Seandainya, uang pajak penghasilan tersebut kita jadikan investasi ulang untuk kesejahteraan pegawai…akan sangat besar dampak langsungnya. Awas aja kalau uang tersebut di korupsi!”

Hal menarik lainnya adalah bilamana setiap karyawan dari segala lini mulai supir, ahli gudang, pejualan, engineer menyiapkan laporan pajak penghasilan pribadi, mereka selalu terbelalak mendapatkan bahwa uang penghasilan mereka yang disetorkan oleh perusahaan sebagai pajak penghasilan pribadi ke Negara, jumlah sungguh berarti. “Wah uang segitu, saya nabung setahun juga belum tentu dapat,” celetuk beberapa karyawan, “Awas aja kalo di korupsi!”

Begitulah, hal yang mendasar telah terjadi. Dengan dimilikinya NPWP oleh setiap karyawan di kantor kami, kesadaran mereka terhadap sikap anti korupsi makin aktif. Sesungguhnya uang-uang tersebut merupakan kontribusi rakyat terhadap Negara, yang kita berikan kuasa kepada segelintir orang di pemerintahan untuk menggunakannya bagi keadilan dan kesejahteraan semua.

Uang inilah yang menjadi salah satu pos pemasukan di anggaran belanja Negara, digunakan untuk pembangunan infrastruktiur, menggaji pegawai pemerintah, menggaji anggota perwakilan rakyat, menggaji Presiden, Menteri, pejabat bank sentral, lurah, camat, bupati, polisi, angkatan bersenjata, direktur-direktur BUMN, pegawai bea cukai, pegawai imigrasi, hakim, jaksa, KPK, BPK, dan K-K yang lain, pegawai lembaga pemasyarakatan, guru dan dosen dan lain lain.

Celetukan lainnya adalah sesungguhya setiap pegawai swasta itu juga bekerja untuk Negara. Bayangkan, pemilik modal kami belum tentu bias menyisihkan sekitar 30%-35% dari sisa laba usaha, namun sejumlah itu sudah pasti harus disetor sebagai pajak penghasilan badan ke Negara.

Pegawai-pegawai kami bekerja sepenuh hati di bidang profesi rekayasa mekatronik. Siang malam memikirkan penyelesaian proyek-proyek motion control. Tekanan pekerjaan bertubi-tubi. Sebagai hasil jerih upaya itu tentulah kami berikan kepada keluarga di rumah, memenuhi kewajiban zakat dan sedekah,, amal jariyah dan tentunya membayar zakat kepada Negara yang dikelola pemerintah, karena taat kepada peraturan Negara dan pemerintah yang kami percaya, adalah bagian dari ajaran agama.

Saya, hari ini menghimbau, bagi para koruptor, baik yang besar atau kecil jumlahnya, berhentilah! Bertobatlah. Buka mata hati kalian bahwa uang-uang yang kalian ambil itu adalah hasil keringat orang lain yang secara sukarela kami berikan kenegara sebagai pembayaran pajak. Jangan hidupi keluarga kalian dengan uang-uang haram tersebut.

Saya, mengambil posisi mewartakan celetukan karyawan kami, “Awas kalau uang sumbangan pajak kami ke Negara di korupsi, “
Bagi Bapak dan Ibu Koruptor, Makanlah dari hasil jerih payah anda sendiri, kasihani anak istri suami anda di rumah, jangan racuni mereka!

Untuk Hari Korupsi Sedunia
9/12/2009

Curhatan hati

Udah lama ga isi ne blog,,, da ampir tiga tahun....
cz banyak kesibukan ne.... lagian juga dengan adanya FaceBook jadi Blog di Tingalin... Padahal dengan Blog Kita bisa mencari informasi dan melatih kita untuk belajar cara membuatnya......

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Admin mengucapkan selamat Lebaran untuk semua anggota Komunitas Blogger Palembang dimana saja berada, mohon maaf lahir dan batin.

Kontes SEO Indonesia

By.Nurfajri

Lagi rame-ramenya kontes SEO untuk blogger Indonesia, dari yang tingkat pemula sampai ke tingkat mahir, hadiahnya wow lumayan mengiurkan ayo bagi yang ingin berpartisipasi silahkan itung-itung jajal kemampuan dan teknik SEO anda, saya mewakili blogger palembang udah ikut maju duluan silakan bagi anda yang ingin menyusul, segara daftar dan lihat pengumumannya di jokosusilo.com, ayomaju.com, dan beritajitu.com hadiah sampai puluhan juta rupiah, ini bukan scam asli lo.

Ayo segera daftarkan diri anda di kontes belajar seo para pemula, stop dreaming start action dan mengembalikan jati diri bangsa.

Kembang Jambu Jatuh Ke Tanah..........


Kembang jambu jatuh ke tanah..........
Yai sedang merokok nipah di sudut garang rumah panggung tua.
Nyai sedang terbungkuk menanam padi di sawah.
Seorang anak kecil yang sedang liburan sekolah memperhatikan kembang jambu jatuh ke tanah.

Kembang jambu jatuh ke tanah..........
Yai tetap merokok di garang sambil menyesali penyakitnya, tatapannya tak lari dari nyai yang sedang di sawah.
Nyai masih membungkuk di sawah, sambil teringat ia harus cepat pulang untuk memasak di rumah.
Si anak kecil sudah naik ke garang meminta sang Yai bercerita tentang kisah si Pahit Lidah.

Kembang jambu jatuh ke tanah..........
Yai terperangah saat melihat betapa cantiknya nyai menunju rumah dengan helaian sari kembang jambu jatuh menimpa wajah bulatnya.
Nyai tersenyum pada yai, senyumnya indah dan ikhlas membuat yai menangis lagi di dalam dada.
Si anak kecil tertawa lepas, tawa lugu memandang yai dan nyainya saling tersenyum.

Kembang jambu jatuh ke tanah..........
Yai melepaskan rokoknya demi mendengarkan panggilan nyai, makan siang sudah tiba.
Nyai sudah menanti di dalam rumah dengan hidangan yang sudah siap tergelar di tikar pandan.
Si anak kecil kembali dengan ceria lugunya lebih dulu menyendok nasi ke pinggan.

Kembang jambu jatuh ke tanah..........
Yai, nyai dan si anak kecil makan siang dengan lahapnya, sementara paman dan bibi sedang asyik bekerja dan bersekolah di kota. Kisah ini tak hapus di benak sang anak kecil sampai saat ini, saat kembang jambu itu masih terus jatuh ke tanah. Ingatan kepada betapa Yai dan nyai saling mencinta, saling menghormati dan saling berkorban begitu kuat. Air matanya menetes dan kembang jambu itu juga mengiringi dengan jatuh ke tanah...........


Sedikit keterangan :
  • Yai, Kakek, dalam bahasa beberapa daerah di Sumatera Selatan
  • Nyai, Nenek dalam bahasa beberapa daerah di Sumatera Selatan
  • Garang, Sebutan untuk beranda rumah panggung di Sumatera Selatan
  • Si Pahit Lidah, Legenda masyarakat Sumatera Selatan, lebih lengkap klik disini
  • Gambar, diambil dari www.bloggaul.com

UNDANGAN

Undangan resmi untuk Komunitas Blogger Palembang (Kontributor dan Simpatisan) di Undang oleh Trijaya FM untuk hadir dalam acara Talkshow mengenai Blog yang diincar Pajak, pada Sabtu 23 Maret 2009 di PIM Jam 13.00 - 14.00 WIB.

Sekedar Info ...

Blogger Palembang